TERASKATA.COM, MAKASSAR – Harga cabai rawit melejit membuat warga di kota Makassar menjerit. Pasalnya, saat ini harga cabai mencapai Rp70.000 per Kg.
Padahal diketahui harga cabai rawit sempat mengalami penurunan dua pekan lalu ke harga Rp50.000/kg. Namun, hari ini harganya kembali naik. Diduga kenaikan harga cabai disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu.
Salah seorang warga di Makassar, Rini mengaku sangat kaget mendengar kenaikan harga cabai rawit. Ia juga menuturkan, bahan-bahan pangan kini mulai mengalami kenaikan harga, termasuk cabai rawit, minyak, gula dan lain sebagainya.
“Astaga mahalnya (cabai rawit). Masa saya tadi mau beli 1 Kg, terus ternyata harganya naik menjadi Rp70 ribu per Kg, jadi saya tidak jadi beli. Ya ampun minyak naik, gula naik, ini cabai naik lagi. Ampunma saya. Belum ini ramadhan, tidak tahu berapa mi lagi nanti harganya kalau bulan puasami,” ujar Ibu tiga anak itu kepada awak media, Rabu (9/3/2022).
Sementara itu, berdasarkan keterangan resminya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar Arlin Ariesta mengatakan ada kenaikan harga beberapa komoditas di pasar-pasar Makassar, khususnya cabai rawit.
Menurutnya, salah satu hal yang menyebabkan kenaikan harga adalah kurangnya produksi cabai rawit, karena petani banyak yang mengalami gagal panen.
“Produksi cabai yang sangat-sangat menurun, terpengaruh sama cuaca, karena hujan. Padahal sempat turun 24 Februari lalu, tapi dari 28 Februari mulai naik lagi,” ujarnya.
Dilansir dari bisnis.com, pasokan cabai di Makassar berasal dari beberapa kabupaten di Sulsel, terutama dari Enrekang dan Gowa, yang kemudian pasokannya masuk ke Pasar Terong Makassar. Kedua kabupaten ini dikatakannya sering terjadi hujan sejak pekan lalu.
Dengan demikian, saat ini pemerintah kota sedang mencari alternatif sumber produksi di luar kabupaten tersebut. Supaya kenaikan tidak terus terjadi hingga Ramadhan tiba.
“Kita berupaya mencari sumber-sumber produksi, tempat-tempat lain untuk menyuplai. Ketika butuh interfensi kebijakan, pertama dibahas oleh Tim Pengendali Inflasi, langkah-langkah intervensinya dalam rangka menekan fluktuasi harga tersebut. Jadi kita senantiasa memantau,” jelasnya.
Selain cabai rawit, beberapa komoditi di Makassar juga mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data hasil pantauan yang diterima dari Dinas Perdagangan Makassar, lonjakan juga terjadi pada komoditas seperti bawang merah.
Untuk harga bawang merah kini mencapai Rp40.000, padahal pekan sebelumnya hanya berkisar Rp35.000/kg. Khusus minyak goreng curah, kini dijual Rp20.000 dan bentuk kemasan Rp22.000/liter.(Dev)







Komentar